Komunikasi Partisipatif Puskesmas Dalam Mensosialisasikan Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Kepada Masyarakat di Desa Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu (Dewi Desyanti, Erwiantono, Annisa Wahyuni Arsyad)

Submitted by: Desyanti, Dewi
On: Mar 2, 2022 @ 3:33 AM
IP: 103.111.102.219

  • Judul artikel eJournal: Komunikasi Partisipatif Puskesmas Dalam Mensosialisasikan Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Kepada Masyarakat di Desa Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu
  • Pengarang (nama mhs): Dewi Desyanti, Erwiantono, Annisa Wahyuni Arsyad
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini membahas mengenai penerapan komunikasi partisipatif yang digunakan oleh Puskesmas Ujoh Bilang dalam mensosialisasikan Program Posbindu PTM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam proses pelaksanaan program posbindu di Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu. Fokus penelitian ini menggunakan teori komunikasi partisipatif dengan empat indikator yaitu heteroglasia, dialogis, poliponi dan karnaval. Adapun Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data model interaktif milik Miles dan Huberman yang memiliki tiga alur yakni kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini terdapat 5 (lima) narasumber yang dipilih berdasarkan kriteria dan dengan teknik purposive sampling, adapun kriteria dalam pemilihan narasumber ialah orang yang terlibat langsung dengan program Posbindu PTM di Ujoh Bilang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa indikator komunikasi partisipatif yakni heteroglasia, dialogis, dan karnaval telah diterapkan oleh puskesmas Ujoh Bilang dalam proses mensosialisasikan program posbindu PTM. Pada indikator heteroglasia memperlihatkan adanya keberagaman antara masyarakat dan pihak puskesmas dari segi pendidikan, pekerjaan dan latar belakang. Indikator dialogis terlihat proses komunikasi berjalan cukup baik dan dua arah antara masyarakat dan pihak puskesmas penyelenggara. Dalam indikator karnaval menunjukan komunikasi partisipatif telah diterapkan dengan cukup baik, dari bentuk komunikasi, cara penyampaian serta suasana dalam proses berkomunikasi dalam nuansa yang santai dan kekeluargaan tanpa menghilangkan esensi dari kegiatan Program Posbindu PTM itu sendiri.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Komunikasi Partisipatif, Penyakit Tidak Menular, Posbindu
  • NIM: 1402055167
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Erwiantono,S.Pi.,M.Si, Annisa Wahyuni Arsyad,S.IP.,M.M
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 10
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2022
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Dewi Desyanti (03-02-22-03-33-57).pdf (103 kB)

Persepsi Siswa SMA 13 Samarinda Terhadap Kampanye Anti Narkoba BNN Kota Samarinda (Fachrian Nur, M. Ali Adriansyah, Kadek Dristiana Dwivayani)

Submitted by: Nur, Fachrian
On: Feb 10, 2022 @ 4:56 PM
IP: 36.85.32.41

  • Judul artikel eJournal: Persepsi Siswa SMA 13 Samarinda Terhadap Kampanye Anti Narkoba BNN Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Fachrian Nur, M. Ali Adriansyah, Kadek Dristiana Dwivayani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kampanye anti narkoba dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap bahaya narkoba.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, subjek penelitian ini adalah 4 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dan studi lapangan (field work research) dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan beberapa langkah sesuai teori Miles, Huberman, dan Saldana (2014) yaitu menganalisis data dengan tiga langkah: kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display), dan menarik kesimpulan atau verifikasi (conclusion drawing/ verification). Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan kampanye anti narkoba yang dilakukan oleh BNN kota Samarinda masih memiliki banyak kelemahan dan kekurangan, sebagaimana hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti bersama narasumber. Dimana berdasarkan persepsi latar belakang budaya maka pergaulan remaja di era modern ini sangat mudah terjadinya penyebaran dan penyalahgunaan narkoba apabila salah dalam memilih pergaulan.Berdasarkan persepsi masa lalu memberikan efek yang baik terhadap para remaja tapi efek tersebut tidak begitu terlihat signifikan karena hanya bersifat sementara.Berdasarkan persepsi nilai-nilai yang dianut sebaiknya pihak BNN lebih memiliki ide-ide yang kreatif agar para siswa yang mengikuti kampanye memberikan kesan dan penilaian sesuai yang diharapkan oleh pihak BNN.Berdasarkan persepsi berita-berita yang berkembang beberapa berita yang mereka ikuti di media social cukup memberikan efek yang positif karena memberikan edukasi mengenai narkoba dan lebih memahami efek dari penyalahgunaan narkoba.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Persepsi, Remaja, dan Kampanye Anti Narkoba.
  • NIM: 1402055031
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: M. Ali Adriansyah, S.Psi., M.Si, Kadek Dristiana Dwivayani, S.Sos., M.Med.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 10
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2022
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Ilmu Komunikasi Fachrian Nur acc (02-10-22-04-56-49).pdf (273 kB)