Analisis Representasi Gaya Hidup Sehat Pada Film “Sore Istri Dari Masa Depan” Tropicana Slim (Febri Dwi Atmojo, Silviana Purwanti, Annisa Wahyuni Arsyad)

Submitted by: , 
On: Mar 26, 2019 @ 4:10 AM
IP: 110.139.163.180

  • Judul artikel eJournal: Analisis Representasi Gaya Hidup Sehat Pada Film “Sore Istri Dari Masa Depan” Tropicana Slim
  • Pengarang (nama mhs): Febri Dwi Atmojo, Silviana Purwanti, Annisa Wahyuni Arsyad
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa representasi gaya hidup sehat dengan malalui pendekatan semiotika komunikasi oleh Roland Barthes dalam film “Sore Istri Dari Masa Depan” Tropicana Slim. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai realitas budaya konsumsi yang ada dimasyarakat tentang bagaimana representasi gaya hidup sehat melalui film tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara menonton keseluruhan film. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengunduh film melalui media Youtube milik channel Tropicana Slim, penelitian kepustakaan, observasi dari skripsi terdahulu dan mengambil scene dengan cara screenshot dari film yang merepresentasikan gaya hidup sehat. Analisa data dilakukan dengan cara mengumpulkan scene-scene¬ dari episode 1 sampai dengan episode 9 yang merepresentasikan gaya hidup sehat lalu dianalisa dengan dua unsur dalam film yaitu unsur naratif, unsur sinematik dan juga menggunakan teori Semiotika Roland Barthes yang memliki unsur konotasi, denotasi serta mitos. Kemudian disajikan dengan data didalam suatu tabel dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa film “Sore Istri Dari Masa Depan” Tropicana Slim dengan jelas merepresentasikan berbagai macam gaya hidup ataupun pola-pola hidup sehat saat ini. Hal ini tertuang pada analisis semiotika Roland Barthes dengan menggunakan tanda denotasi, konotasi serta mitos (berupa makna kiasan/konotatif yang secara tidak langsung melekat pada tanda atau pemikiran masyarakat dengan latar belakang). Mitos yang berkembang, sebagian besar orang menafsirkan bahwa menu makan yang seimbang adalah menu yang memiliki usnur empat sehat lima sempurna. Tetapi, faktanya seringkali penyakit datang dengan tiba-tiba karena seseorang lalai dalam menjaga kesehata. Tanpa disadari, terkadang pola hidup sehari-hari dapat menyebabkan seseorang jatuh sakit. Pola hidup sehat merupakan kebiasaan hidup yang berpegang pada prinsip menjaga kesehatan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Representasi, Gaya Hidup Sehat, Semiotika Film
  • NIM: 1402055075
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Silviana Purwanti, S.sos,. M.Si . Annisa Wahyuni Arsyad,. S.IP., M.M
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Fix (Febri) (03-26-19-04-10-03).pdf (338 kB)

EFEKTIVITAS APLIKASI INSTAGRAM SEBAGAI SALURAN KREATIVITAS KOMUNITAS SMRVIDGRAM SAMARINDA (Annisa Citra Wulandari ,Silviana Purwanti ,Ghufron)

Submitted by: , 
On: Mar 28, 2019 @ 4:11 AM
IP: 180.248.123.114

  • Judul artikel eJournal: EFEKTIVITAS APLIKASI INSTAGRAM SEBAGAI SALURAN KREATIVITAS KOMUNITAS SMRVIDGRAM SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Annisa Citra Wulandari ,Silviana Purwanti ,Ghufron
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini berawal dari banyaknya komunitas videogram yang terbentuk di Indonesia. Komunitas videogram sendiri merupakan komunitas yang membuat video-video kreativ kemudian disebarkan di aplikasi Instagram. Komunitas ini tersebar di setiap kota di Indonesia dan mempunyai induk yaitu Indovidgram. Dari sinilah kemudian terbentuk komunitas smrvidgram di kota Samarinda yang berisi anak muda yang mempunyai kreativitas dan mereka salurkan di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan, observasi ke lapangan untuk mencari data fakta yang terjadi di lapangan, dan wawancara mendalam kepada anggota komunitas smrvidgram. dalam penelitian ini peneliti melibatkan 1 orang key informan yang merupakan ketua komunitas smrvidgram dan 5 orang informan yaitu anggota komunitas smrvidgram. Hasil penelitian yang didapatkan dari komunitas smrvidgram berdasarkan fitur Instagram yaitu pengikut/Followers, jumlah tayangan, komentar, like/ suka dan halaman populer atau explore akhirnya menimbulkan efektivitas pada aplikasi Instagram terhadap kreativitas yang komunitas smrvidgram miliki. Kesimpulan terhadap efektivitas aplikasi Instagram sebagai saluran kreativitas komunitas smrvidgram samarinda adalah efektif untuk komunitas smrvidgram dilihat dari fitur-fitur yang dimiliki oleh Instagram
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Efektivitas, Aplikasi Instagram,Saluran, Kreativitas
  • NIM: 1302055108
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Silviana Purwanti S, S.Sos., M.Si ddan Drs. Ghufron, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL Annisa Citra Wulandari (03-28-19-04-11-06).pdf (204 kB)

Implementasi Konsep “HURIER” Yang Dilakukan Oleh PT Pupuk Kalimantan Timur Kepada Masyarakat Ring 1 (Andi Anugerah Hamdallah, Silviana Purwanti, Kheyene Molekandella Boer)

Submitted by: , 
On: Mar 29, 2019 @ 2:14 AM
IP: 180.248.120.154

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Konsep “HURIER” Yang Dilakukan Oleh PT Pupuk Kalimantan Timur Kepada Masyarakat Ring 1
  • Pengarang (nama mhs): Andi Anugerah Hamdallah, Silviana Purwanti, Kheyene Molekandella Boer
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Perumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi konsep HURIER yang dilakukan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur Kepada masyarakat ring 1. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui konsep HURIER PT Pupuk Kalimantan Timur kepada Masyarakat Ring 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis dari Miles dan Huberman yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya saat penelitian dilakukan. Lokasi penelitian di Kantor Pusat PT. Pupuk Kalimantan Timur (Departemen Humas dan Departemen CSR) dan RT 07 Kelurahan Guntung. Pegumpulan data dilakukan dengan melakukan penelitian kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumber pada penelitian ini ada sebanyak 5 (lima) orang yang terdiri dari Staff Bina Lingkungan Departemen CSR, Staff Bina Wilayah Departemen CSR, Staff Hubungan Eksternal Departemen Humas, Ketua RT 07, dan Ketua Kelompok Mekarsari. Analisa data dilakukan dengan cara pengumpulan informasi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi konsep HURIER yang dilakukan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur kepada Masyarakat Ring 1 sudah tepat sasaran dan relevan. Dalam hal ini, PT Pupuk Kalimantan Timur telah memberikan kontribusi secara langsung kepada Masyarakat Ring 1 seperti peningkatan dari aspek keuangan atau pendapatan Kelompok Mekarsari, peningkatan aspek sosial, dan peningkatan aspek lingkungan. PT Pupuk Kalimantan Timur menjalankan program CSR untuk memenuhi dan memperhatikan kepentingan para stakeholders yang dimaksud diantaranya adalah karyawan, customer, masyarakat tokoh adat komunitas lokal, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Sehingga dengan melakukan program pengelolaan kompos berbasis masyarakat diharapkan akan tercipta hubungan yang harmonis antara Perusahaan dengan masyarakat. Kata Kunci: Konsep “HURIER”, CSR
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Konsep “HURIER”, CSR
  • NIM: 1402055121
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Silviana Purwanti, S.Sos., M.Si dan Kheyene Molekandella Boer, S.I.Kom., M.I.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Fix (Andi) (2) (03-29-19-02-14-30).pdf (754 kB)

BAHASA SEBAGAI WUJUD AKULTURASI DALAM KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DI KELURAHAN JAWA KOTA SAMARINDA (Dewi Hapsari , Sugandi , Erwiantono)

Submitted by: , 
On: Apr 1, 2019 @ 4:17 AM
IP: 180.248.121.53

  • Judul artikel eJournal: BAHASA SEBAGAI WUJUD AKULTURASI DALAM KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DI KELURAHAN JAWA KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Dewi Hapsari , Sugandi , Erwiantono
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan dan menjelaskan bagaimana bahasa sebagai wujud akulturasi dalam komunikasi antar budaya di Kelurahan Kampung Jawa, Kota Samarinda. Fokus Penelitian ini adalah bahasa sebagai wujud akulturasi yang digunakan berdasarkan Teori Dell Hymes (1972a:58-71) yaitu: Setting, participants, End (Tujuan Pembicaraan), Act, Key, Instrument (channel), Norms (message form), Genre (message content). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, menggunakan teknik (snowball sampling) dalam memilih narasumber dengan pertimbangan tertentu. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa dari delapan unsur yang ada yaitu : Setting, participants, End (Tujuan Pembicaraan), Act, Key, Instrument (channel), Norms (message form), Genre (message content). Adanya peran lingkungan fisik komunikasi yang dihuni oleh berbagai macam suku, interaksi keseharian masyarakat yang merupakan partisipan dari komunikasi antar budaya dengan berbagai latar belakang suku yang terjadi di Kelurahan Kampung Jawa, juga kebiasaan dari masyarakat yang sering berkumpul dan melakukan komunikasi, yang mana ranah pembicaraannya lebih kepada kehidupan sosial mereka sehari-hari. Dalam prosesnya dialihkan oleh proses disosiatif yang pada akhirnya menyebabkan terakulturasinya bahasa daerah atau bahasa Indonesia yang digunakan oleh masyarakat Kelurahan Kampung Jawa, yang menghasilkan kata-kata istilah atau istilah baru yang banyak digunakan pada aktivitas sehari-hari yang memiliki arti dan makna baru contohnya “Kapansi” dan “Gacor” yang bermakna konotasi negatif.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Bahasa, Akulturasi , Kelurahan Kampung Jawa
  • NIM: 1402055040
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandim M.Si dan Dr. Erwiantono, S.Pi., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Dewi Edit New (04-01-19-04-17-05).pdf (360 kB)

PERAN HUMAS DINAS KESEHATAN KOTA SAMARINDA DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 51 TAHUN 2012 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (Dwi Putri Anggraeni ,Endang Erawan ,Hairunnisa)

  • Judul artikel eJournal: PERAN HUMAS DINAS KESEHATAN KOTA SAMARINDA DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN WALIKOTA NOMOR 51 TAHUN 2012 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK
  • Pengarang (nama mhs): Dwi Putri Anggraeni ,Endang Erawan ,Hairunnisa
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Peran Humas Dinas Kesehatan Kota Samarinda Dalam Mensosialisasikan Peraturan Walikota Nomor 51 Tahun 2012 Tentang Kawasan Tanpa Rokok”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Deskriptif Kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini didapatkan dengan cara observasi, wawancara, dokumen dan dokumentasi. Sumber dan jenis data yang pada penelitian ini dengan memilih satu orang key-informant dan informan pada data primer, data sekunder pada penelitian ini adalah dokumen milik Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Kemudian teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan Model Interaktif dari Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran humas Dinas Kesehatan Kota Samarinda dalam mensosialisasikan peraturan walikota nomor 51 tahun 2012 tentang kawasan tanpa rokok telah berperan dalam mensukseskan peraturan walikota tersebut dengan menjalan peran sebagai seorang humas sebagai fungsi manajemen sebagai berikut: (1) peran humas sebagai communicator yaitu sebagai penhubung antara organisasi dengan masyarakat, humas sebagai komunikator dilakukan dengan melakukan komunikasi secara langsung yaitu dengan penyuluhan dan kunjungan kesehatan dan secara tidak langsung dengan melalui perantara media massa. (2) peran humas sebagai relationship yaitu membina hubungan organisasi dengan publik melalui kerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lembaga kemasyarakatan lain. (3) peran humas sebagai back up management yaitu pendukung fungsi manajemen dalam organisasi dalam melalui tahapan proses manajemen yaitu tahap awal perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengkomunikasian (communication), pengendalian atau pengawasan (controlling), dan sampai pada tahap akhir penilaian (evaluation)
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Humas, Sosialisasi, Kawasan Tanpa Rokok
  • NIM: 1202055045
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Endang Erawan, M.Si dan Hj. Hairunnisa, S.Sos., M.M
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 7
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2019
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): GENAP (edit baru) (04-02-19-05-00-24).pdf (262 kB)