Representasi diskriminasi gender dalam film televisi Badik Titipan Ayah (Rio Rizki Sanjaya, Nur Fitriyah, Nurliah)

Submitted by: Sanjaya, Rio Rizki
On: Dec 16, 2020 @ 12:47 PM
IP: 140.213.182.131

  • Judul artikel eJournal: Representasi diskriminasi gender dalam film televisi Badik Titipan Ayah
  • Pengarang (nama mhs): Rio Rizki Sanjaya, Nur Fitriyah, Nurliah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana diskriminasi gender direpresentasikan dalam film televisi Badik Titipan Ayah dan juga membongkar makna eksplisit maupun implisit serta mitos yang terkandung didalamnya. Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang sangat berpengaruh dalam mengkonstruksi dan membentuk opini dalam masyarakat. Film tidak hanya sebagai media hiburan semata, didalamnya terdapat proses signifikasi ideologi. Dalam hal ini, penggambaran gender dalam media massa tidak luput dari cerminan realita sosial yang ada di masyarakat. Berbanding lurus dengan sajian film, ketimpangan gender yang terjadi di masyarakat turut diproduksi secara terus menerus oleh media massa dan menjadikan hal tersebut suatu yang lumrah dan popular di masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis model semiotika Roland Barthes. Fokus dari penelitian ini adalah mencari penanda, petanda serta tanda dalam 7 scene pilihan yang didalamnya mengandung nilai diskriminasi gender dengan indikator diskriminasi gender dari Mansour Fakih. Konsep diskriminasi gender yang digunakan adalah menurut Mansour Fakih yang berupa, Peminggiran, Pelabelan Negatif, Penomorduaan, Beban Kerja Berlebih dan Kekerasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi kepustakaan melalui buku dan jurnal yang berkaitan dengan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode semiotika Roland Barthes berupa denotasi, konotasi serta mitos. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu penggambaran diskriminasi gender dalam bentuk pelabelan negatif pada perempuan, penomorduaan pada perempuan dan kekerasan pada perempuan. Semua kategori diskriminasi tersebut disimpulkan peneliti melalui metode analisis semiotika Roland Barthes dan konsep representasi dari Stuart Hall, serta teknik sinematografi yang digunakan pembuat film dan kemudian dianalisis secara komprehensif oleh peneliti.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Film, Semiotika, Diskriminasi Gender
  • NIM: 1402055015
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Pembimbing I : Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S & Pembimbing II : Nurliah, S.Sos, M.Ikom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL – Rio Rizki S – 1402055015 (12-16-20-12-47-58).pdf (399 kB)

Kampanye Komunikasi Lingkungan Dalam Upaya Peduli Air Bersih Bagi Masyarakat Sungai Karang Mumus (Studi Kasus Pada LSM Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus) (Alberto, Endang Erawan, Kadek Dritiana Dwivayani)

Submitted by: -, Alberto
On: Dec 16, 2020 @ 1:23 AM
IP: 180.248.97.233

  • Judul artikel eJournal: Kampanye Komunikasi Lingkungan Dalam Upaya Peduli Air Bersih Bagi Masyarakat Sungai Karang Mumus (Studi Kasus Pada LSM Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus)
  • Pengarang (nama mhs): Alberto, Endang Erawan, Kadek Dritiana Dwivayani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Air merupakan sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup yang ada dibumi, Namun pada kenyataannya sumber air kerap disia – siakan bahkan dicemari oleh perilaku atau kebiasaan buruk manusia. Pencemaran air menjadi semakin buruk akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi terutama di wilayah perkotaan. Salah satu kota di Indonesia yang concern terhadap ketersediaan air bersih dan masalah pencemaran air adalah kota Samarinda. Penelitian ini difokuskan pada beberapa tahapan-tahapan model kampanye Ostergaard yakni indentifikasi masalah, pengelolaan kampanye serta penanggulangan masalah oleh Lembaga Swadaya Masyarakat GMSS SKM selaku sumber kampanye dalam upaya peduli air bersih bagi masyarakat Sungai Karang Mumus. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik studi kasus dengan metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampanye komunikasi Lingkungan Dalam Upaya Peduli Air Bersih Bagi Masyarakat Sungai Karang Mumus adalah gerakan sosial baru yang dibentuk oleh bapak Misman bersama anggota LSM GMSS SKM lainnya yang peduli terhadap Sungai Karang Mumus. Perilaku kolektif dilakukan secara individual, berkelompok bahkan berkolaborasi dengan instansi pemerintah, komunitas lingkungan atau lainnya. Adapun permasalahan yang dihadapi adalah adanya perbedaan visi dan misi antar anggota serta dalam hal pengelolaan kampanye LSM GMSS SKM belum mengenali secara tajam karakter dari mitra audiensnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Komunikasi Lingkungan,Gerakan Sosial Baru,LSM GMSS SKM
  • NIM: 1602055007
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2016
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Endang Erawan, M.Si, Kadek Dritiana D, S.Sos., M.Med.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Skripsi Alberto (1602055007) (12-16-20-01-23-43).pdf (202 kB)

ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DPPKBP3A) DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DI TANAH GROGOT (Ahmad Syahrozi, Cathas Teguh P., Kheyene M. Boer)

Submitted by: syahrozi, ahmad
On: Dec 16, 2020 @ 1:23 AM
IP: 180.248.123.56

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DPPKBP3A) DALAM MENSOSIALISASIKAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DI TANAH GROGOT
  • Pengarang (nama mhs): Ahmad Syahrozi, Cathas Teguh P., Kheyene M. Boer
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitisan ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisi strategi komunikasi DPPKBP3A dalam mensosialisasikan program KB di tanah grogot. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber daya yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumen-dokumen serta arsip yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Strategi komunikasi yang dilakukan oleh DPPKBP3A saat bersosialisasi sudah cukup baik, hal itu dapat dilihat dari program-program dan kegiatan yang dilakukan oleh DPPKBP3A yaitu dengan mengadakan seminar dan penyuluhan penunjukan komunikator sesuai dengan kompetensinya, melakukan pengemasan pesan dengan baik juga menyebarkan informasi melalui media untuk mempermudah penyebaran informasi yaitu melalui poster, leaflet dan brosur. Inovasi yang dilakukan DPPKBP3A, yaitu membuat kampung KB dimana dalam penyebaran informasinya dilakukan melalui media sosial whatsapp dan dibantu oleh sistem sosial seperti remaja, kader-kader, bidan, Puskesmas, dan Pusban serta orang-orang yang terlibat didalam kampung KB. Namun penyebaran informasi melalui whatsapp masih kurang maksimal dikarenakan beberpa kendala karena itu penyebaran melalui mouth to mout masih lebih effektif di gunakan karena di kampung kb itu sendiri masih tidak memadai dari segi SDM dan material. Untuk kegiatan sosialisasi yang akan datang ada lebih baiknya meneruskan apa yang sudah dilakukan dan sedikit melakukan inovasi saat sosialisasi. Dan diharapkan mendapatkan perhatian khusus seperti pendekatan khusus kepada orang yang belum paham atau menentang program KB ini
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Komunikasi, Sosialisasi Program KB, DPPKBP3A
  • NIM: 1302055072
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Cathas Teguh P., S.Sos., M.Si, Kheyene Molekandella Boer,S.I.Kom., M.I.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Ozi Fix (12-16-20-01-23-07).pdf (189 kB)

Minat Mahasiswa Dalam Menggunakan Whatsapp Sebagai Media Komunikasi (Studi Pada Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman) (Dwi Kurniawan, Sugandi, Nurliah)

Submitted by: Kurniawan, Dwi
On: Dec 15, 2020 @ 1:44 AM
IP: 125.160.65.107

  • Judul artikel eJournal: Minat Mahasiswa Dalam Menggunakan Whatsapp Sebagai Media Komunikasi (Studi Pada Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman)
  • Pengarang (nama mhs): Dwi Kurniawan, Sugandi, Nurliah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana minat mahasiswa dalam menggunakan whatsapp sebagai media komunikasi. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications yang pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Blumer dan Elihu Katz pada tahun 1974 dalam bukunya The Uses on Mass Communication : Current Perspectives on Gratifications Research. Penelitian yang menggunakan Uses and Gratifications memusatkan perhatian pada kegunaan isi media untuk memperoleh gratifikasi atau pemenuhan kebutuhan. Metode penelitian Deskriptif kualitatif dengan menentukan informan menggunakan teknik Accidental sampling. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber tertulis seperti literatur, artikel dari surat kabar, tulisan ilmiah, keterangan-keterangan atau publikasi dari internet. Teknik pengumpulan data dengan Riset lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data model interaktif oleh Miles and Huberman dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa dalam penggunaan media sosial Whatsapp sebagai media komunikasi, yaitu : faktor dorongan dari dalam, faktor motif sosial dan faktor emosional. Faktor dorongan dari dalam merupakan upaya dalam memenuhi kebutuhan berkomunikasi sehari-hari. Faktor motif sosial memilki pengaruh yang cukup besar karena alasan untuk tetap dapat menjaga komunikasi dengan orang-orang disekitar. Faktor emosional adalah Perasan senang yang dirasakan setelah menggunakan Whatsapp karena Whatsapp dapat membantu dan mempermudah komunikasi dengan orang lain.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Minat, Mahasiswa, Media Sosial, Whatsapp Messenger, Media Komunikasi
  • NIM: 1302055258
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si dan Nurliah, S.Sos., M.I.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Dwi Kurniawan_1302055258 (12-15-20-01-44-00).pdf (196 kB)

Analisis Fungsi Instagram Sebagai Media Penyebar Informasi Kriminal di Kota Samarinda (Arya Nugeraha, Abdullah Karim, Nurliah)

Submitted by: Nugeraha, Arya
On: Dec 15, 2020 @ 1:09 AM
IP: 125.160.64.152

  • Judul artikel eJournal: Analisis Fungsi Instagram Sebagai Media Penyebar Informasi Kriminal di Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Arya Nugeraha, Abdullah Karim, Nurliah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, mendeskripsikan dan menganalisa bagaimana Instagram digunakan sebagai media penyebar informasi kriminal melalui akun @samarindaetam di kota Samarinda. Fokus penelitian ini adalah Komunikasi Online, Menghubungkan banyak orang ,Sebagai informasi dan pengetahuan dan Media sosial memberikan informasi lebih cepat dibandingkan media lainnya. Jenis penelitian ini kualitatif, dimana teknik analisis data menggunakan analisis dan model interaktif. Dengan Instagram pengguna dimudahkan ketika ingin mengetahui informasi yang terjadi dan jika ingin mengirimkan informasi yang terjadi kepada banyak orang dengan meneruskan kepada satu akun yang memiliki banyak pengikut yakni @samarindaetam. Info kriminal menjadi batasan penelitian ini. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa media sosial Instagram telah berubah menjadi media informasi yang banyak digunakan oleh masyarakat Samarinda. Kelengkapan informasi yang memenuhi unsur-unsur berita 5W+1H menjadi poin yang mendapat perhatian bagi penerima informasi. Karena jika informasi yang tidak lengkap tetap terus menerus disebarkan, pengikut akun @samarindaetam bukan tidak mungkin akan meninggalkan akun ini dan beralih mencari akun serupa atau media yang dapat memberikan informasi yang lebih lengkap.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Analisis Fungsi, Media Sosial, Instagram, Samarindaetam, Kriminal
  • NIM: 1302055026
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. H. Abdullah Karim, M.S, Nurliah, S.Sos,M.I.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): 01_format_artikel_ejournal_mulai_hlm_ganjil (12-15-20-01-09-02).pdf (307 kB)

PERJUANGAN EMANSIPASI PEREMPUAN DALAM FILM “KARTINI” KARYA HANUNG BRAMANTYO DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIKA ROLAND BARTHES (Imam Anbiya, Rina Juwita, Annisa Wahyuni Arsyad)

Submitted by: , ImamAnbiya
On: Dec 11, 2020 @ 2:55 AM
IP: 125.160.66.16

  • Judul artikel eJournal: PERJUANGAN EMANSIPASI PEREMPUAN DALAM FILM “KARTINI” KARYA HANUNG BRAMANTYO DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIKA ROLAND BARTHES
  • Pengarang (nama mhs): Imam Anbiya, Rina Juwita, Annisa Wahyuni Arsyad
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini untuk menganalisis secara semiotik tentang perjuangan emansipasi perempuan dalam Film Kartini karya Hanung Bramantyo. Metode penelitian ini adalah kualitatif interpretatif, menggunakan metode semiotika Roland Barthes dengan mengkaji emansipasi perempuan dalam film Kartini dalam perspektif semiotika Roland Barthes dengan fokus penelitian terdiri atas lima indikator. Teknik pengumpulan data dengan menonton dan mengamati adegan demi adegan kemudian memilih dan menganalisis sesuai dengan model penelitian yang digunakan serta dokumentasi. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pesan-pesan yang berkaitan dengan emansipasi perempuan dalam film Kartini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emansipasi perempuan dalam bidang pendidikan terlihat dari Kartini yang mengasah pikiran dengan menambah wawasan melalui buku bacaan dan mengajari anak-anak gadis disekitar rumahnya baca tulis. Emansipasi perempuan dalam bidang pekerjaan pada Film Kartini terlihat dari tindakan Kartini dan adik-adiknya yang membawa sebuah karya untuk ditunjukkan, hal itu bermakna bahwa perempuan tidak hanya di dalam rumah saja, tetapi dapat bekerja dengan memberikan keterampilan yang dimilikinya sehingga menghasilkan suatu hal karya yang bisa diapresiasi yang berarti mampu bekerja setara dengan laki-laki dan pantas mendapat pengakuan atas karya mereka. Emansipasi perempuan dalam bidang politik pada Film Kartini terlihat Kartini menemui pengukir di desa untuk memesan beberapa ukiran yang akan dikirim ke Belanda, yang berarti Kartini berusaha mengentaskan permasalahan masyarakat desa yang sepi pesanan ukiran. Kesimpulan Film Kartini Karya Hanung Bramantyo terdapat 5 scane yang mengandung makna emansipasi perempuan dilihat dari makna denotasi dan konotasi.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Emansipasi Perempuan, Film Kartini Karya Hanung Bramantyo, Perspektif Semiotika
  • NIM: 1302055122
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Rina Juwita, S.IP., M.MHRIR dan Annisa Wahyuni Arsyad, S.IP., M.M
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL IMAM 2 DES (12-11-20-02-55-18).pdf (597 kB)

MAKNA SIMBOL RITUAL KEMATIAN PADA SUKU DAYAK BAHAU BUSANG DI KABUPATEN MAHAKAM ULU (Felix Oscar Lie , Silviana Purwanti , Kheyene Molekandella Boer)

Submitted by: Lie, Felix Oscar
On: Nov 27, 2020 @ 5:28 AM
IP: 118.96.90.112

  • Judul artikel eJournal: MAKNA SIMBOL RITUAL KEMATIAN PADA SUKU DAYAK BAHAU BUSANG DI KABUPATEN MAHAKAM ULU
  • Pengarang (nama mhs): Felix Oscar Lie , Silviana Purwanti , Kheyene Molekandella Boer
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisis simbol dan makna pada ritual kematian dalam Suku Dayak Bahau Busang melalui teori Interaksionalisme Simbolik George Herberd Mead. Data-data yang disajikan menggunakan data primer dan sekunder melalui wawancara, artikel mengenai ritual adat suku Dayak Bahau Busang, buku-buku dan internet, kemudian teknik analisis data yang digunakan milik Miles dan Huberman yakni mengolah data dengan tiga langkah pengolahan yakni reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan . Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa praktik ritual adat kematian pada Dayak Bahau Busang memiliki makna yang terdapat pada simbol-simbol di dalam ritual adat kematian tersebut sebagai media komunikasi yang mempertegas ritual kematian ini sebagai identitas dari masyarakat Dayak Bahau Busang yang membuat ritual adat kematian ini memiliki peran sebagai salah satu bentuk eksistensi orang Dayak Bahau Busang yang diwarisi secara turun-temurun tidak dapat dipisahkan walaupun zaman telah banyak berubah dan mulai menggerus kebudayaan tradisional asli suku Dayak Bahau. Kaitannya dengan komunikasi ritual tentu sangat terlihat dengan adanya berbagai temuan fakta bahwa sejak jaman dahulu masyarakat Dayak Bahau Busang menggunakan ritual-ritual sebagai simbol kepercayaan yang terus berulang di dalam siklus kehidupan mereka.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Makna, Simbol, Ritual Kematian, Dayak Bahau Busang
  • NIM: 1302055035
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Silviana Purwanti,S.Sos. M.Si dan Kheyene Molekandella Boer, S.I. Kom.M.I.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): jurnal felix (1302055035) fiks new (11-27-20-05-28-55).pdf (243 kB)

Komunikasi Partisipatif Pada Program Konservasi Ekosistem Mangrove di Mangrove Center Graha Indah Kota Balikpapan (Maharani Ramadhanty Fitria, Erwiantono, Kadek Dristiana Dwivayani)

Submitted by: ,
On: Nov 25, 2020 @ 1:44 AM
IP: 125.160.67.57

  • Judul artikel eJournal: Komunikasi Partisipatif Pada Program Konservasi Ekosistem Mangrove di Mangrove Center Graha Indah Kota Balikpapan
  • Pengarang (nama mhs): Maharani Ramadhanty Fitria, Erwiantono, Kadek Dristiana Dwivayani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Salah satu upaya melindungi kerusakan ekosistem mangrove maka perlu dilakukannya konservasi. Dalam proses mengomunikasikan konservasi alam, partisipasi masyarakat sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini menganalisis proses komunikasi partisipatif yang diterapkan oleh inisiator Mangrove Center pada program konservasi ekosistem mangrove berbasis masyarakat. Fokus penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dianalisis pada penerapan indikator komunikasi partisipatif: heteroglasia, dialog, poliponi dan karnaval. Kemudian dianalisis menggunakan ciri gerakan sosial baru dengan indikator ruang publik, pelayanan publik/pengelolaan lingkungan, dan non partisan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan empat indikator dari komunikasi partisipatif berjalan dengan cukup baik. Pada indikator heteroglasia, keberagaman pemangku kepentingan pada Mangrove Center terakomodasi dengan membentuk pola kerja sinergis. Namun, terlihat ketidakseimbangan partisipasi gender. Akibatnya, indikator dialog rendah karena bias komunikasi gender. Sehingga, indikator poliponi belum berhasil membangun pemahaman yang sama tentang tujuan program konservasi ekosistem mangrove yang berbasis masyarakat. Akan tetapi, pengelola tetap menghimpun pendapat yang berbeda dan mengupayakan diskusi. Pada indikator karnaval dilakukan upaya mengakomodasi gaya bahasa yang nonformal disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat. Pada gerakan sosial baru dapat diketahui bahwa di Mangrove Center selalu mengadakan diskusi bersama masyarakat maupun pemerintah mengenai program konservasi. Adapun komunikasi yang harusnya dilakukan dari sisi pemerintah yaitu mampu membenahi koordinasi bersama pengelola program dengan melakukan dialog rutin. Upaya pemberdayaan kaum perempuan juga dapat dilakukan untuk pemasaran produk UMKM sebagai cinderamata.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Konservasi mangrove, Komunikasi Partisipatif, Gerakan Sosial Baru
  • NIM: 1602055006
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2016
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Erwiantono, S.Pi., M.Si, Kadek Dristiana Dwivayani, S.Sos., M.Med.Kom
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): eJournal Maharani Ramadhanty Fitria (50-62) (11-25-20-01-44-07).pdf (159 kB)

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP LABEL PERINGATAN BERGAMBAR PADA BUNGKUS ROKOK DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MULAWARMAN (Roro Ninggar Nurmagupita, Sugandi, Sabiruddin)

Submitted by: Ninggar, Roro
On: Nov 23, 2020 @ 8:19 AM
IP: 36.83.63.231

  • Judul artikel eJournal: PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP LABEL PERINGATAN BERGAMBAR PADA BUNGKUS ROKOK DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MULAWARMAN
  • Pengarang (nama mhs): Roro Ninggar Nurmagupita, Sugandi, Sabiruddin
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Mahasiswa Terhadap Label Peringatan Bergambar Pada Bungkus Rokok di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis dari Miles dan Huberman dengan siklus mulai pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Objek penelitian ialah mahasiswa perokok di Fisip Unmul dengan jumlah narasumber 6 (enam) orang dengan kedudukan yang setara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses Seleksi ditemukan mahasiswa informan melihat gambar peringatan dibungkus rokok sebagai sesuatu yang menyeramkan dan berbahaya, pada dasarnya gambar tersebut mempengaruhi pikiran mereka untuk menyadari bahaya dari merokok. Kemudian proses kedua yaitu Organisasi, pada tahap organisasi semua mahasiswa memahami dan mengetahui bahwa harapan pencantuman gambar peringatan bahaya merokok tersebut bertujuan untuk menyadarkan para perokok bahwa merokok dan menggunakan produk rokok tersebut tidak baik untuk kesehatan, sehingga setiap perokok terutama yang sudah kategori perokok berat dapat mengurangi intensitasnya dalam mengkonsumsi rokok dan kalau bisa berhenti. Pada tahap selanjutnya yaitu Intepretasi, menurut mahasiswa efek yang dirasakan mereka setelah selama ini merokok tidak sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh label peringatan bahaya merokok yang tertera dikemasannya sehingga mereka tetap melakukan kegiatan merokok.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Proses Seleksi, Proses Organisasi, Proses Intepretasi
  • NIM: 1402055042
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Komunikasi
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Drs. Sugandi, M.Si dan Sabiruddin, S.Sos.I., M.A
  • Nama eJournal: eJournal Ilmu Komunikasi
  • Volume: 8
  • Nomor: 4
  • Tahun: 2020
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): JURNAL RORO NINGGAR – 1402055042 (11-23-20-08-19-09).pdf (161 kB)